Kisah Mamaku

Dear Diary,

Hari ini aku mendengar kisah bagaimana mama bisa tinggal di Betlehem, dan bagaimana mama bisa tinggal bersama Nenek Naomi yang bukan mama kandungnya.

Mama lahir di Moab, sedangkan Nenek Naomi berasal dari Betlehem. Kata mama, waktu itu terjadi kelaparan di tanah Israel, sehingga suami nenek, Kakek Elimelekh meutuskan untuk membawa istrinya dan kedua anaknya, Om Mahlon dan Om Kilyon ke daerah Moab, untuk menetap di sana sebagai orang asing.

Tetapi, tidak lama, Kakek Elimelekh meninggal dunia, sehingga nenek hanya tinggal dengan Om Mahlon dan Om Kilyon. Om Mahlon dan Om Kilyon berkenalan dengan Tante Orpa dan mama. Akhirnya mereka memutuskan untuk menikah. Setelah menikah kira-kira sepuluh tahun, berita duka kembali menimpa nenek, tante orpa, dan mama. Om Mahlon dan Om Kilyon meninggal dunia. Kejadian itu membuat nenek, tante Orpa, dan mama, berkemas untuk kembali ke Betlehem. Kata mama saat itu bencana kelaparan di Betlehem pun sudah berakhir.

Di tengah perjalanan menuju Betlehem, tiba-tiba nenek meminta Tante Orpa dan mama untuk tidak usa ikut ke Betlehem. Ia meminta Tante Orpa dan mama untuk kembali saja ke Moab. Tentu saja, permintaan nenek ditolak oleh mereka, tetapi nenek kembali membujuk mereka untuk mereka kembali. Akhirnya dengan menangis Tante Orpa berpamitan dan kembali ke Moab. Sedang mama berkeras untuk tetap ikut nenek kembali ke Betlehem.

Diary, itulah asal muasalnya kenapa mama bisa tinggal di Betlehem bersama Nenek Naomi. Mama juga bercerita kalau ia melihat hidup nenek, sehingga mama bisa berkata kepada nenek kalau Allah nenek adalah Allahnya juga.

Mama janji sama aku untuk menceritakan bagaimana ia bisa bertemu dnegan papa. Lain kali aku tulis ya di sini.